ebook-vs-book

Akankah Internet Mengganti Buku Fisik?

Semakin berkembangnya teknologi yang pesat, membuat dunia memiliki kecenderungan yang berubah. Kecenderungan masyarakat berubah menjadi ingin serba cepat dan instan, membuat industri yang ada di dunia tiada hentinya melakukan inovasi. Salah satu wujud dari perkembangan inovasi tersebut adalah dengan adanya jaringan internet, jaringan internet membuat seluruh individu yang ada di belahan dunia manapun dapat terhubung melakukan komunikasi, berbagi informasi, membuat ruang jarak dan waktu menjadi tidak terlihat dan terasa.

Dengan kecepatan dan kemudahan yang sudah dirasakan oleh masyarakat saat ini membuat beberapa cara lama atau tradisional berubah menjadi lebih instan, contohnya adalah segala aspek kehidupan manusia yang serba online saat ini. Sudah marak dan merebaknya penganut sistem online, bahkan hanya dalam satu aplikasi saja pengguna bisa melakukan banyak hal, seperti belanja online, membayar tagihan-tagihan atau kebutuhan rumah tangga seperti listrik, air, wifi hanya dengan gerakan jari saja dalam beberapa menit tanpa perlu pergi dan membuang waktu produktif mereka.

Keadaan ini juga membuat bergesernya kebutuhan masyarakat, kebutuhan masyarakat yang sudah tidak peduli urutan prioritas seakan kebutuhan hanya menjadi sebuah hawa nafsu belaka. Hal ini terjadi karena inovasi yang semakin bermunculan, menarik minat masyarakat yang menginginkan hal yang mudah, cepat, dan instan.

Salah satu dampak yang sangat terasa adalah ketergantungan masyarakat terhadap internet atau sebuah mesin pencarian, seperti Google. Dalam mesin pencarian yang sudah tersedia banyak hal, membuat masyarakat mencari apapun dalam waktu yang cepat hanya melalui sebuah telepon genggam atau personal komputer yang sudah pasti dimiliki oleh seluruh masyarakat saat ini. Hal tersebut membuat peran buku menjadi tergeser dan terlupakan karena masyarakat lebih memilih mencari informasi dalam mesin pencarian.

Kecenderungan masyarakat lebih memilih untuk mencari informasi atau ilmu pengetahuan dengan mesin pencarian bukanlah hal yang selamanya baik. Mesin pencarian tidak hanya memiliki satu sumber informasi, tetapi ada banyak informasi yang tersedia dari berbagai macam golongan, baik individu maupun organisasi atau bisa juga sebuah instansi resmi milik pemerintah seperti dinas-dinas atau lembaga-lembaga pemerintahan.

Dengan kecepatan dan kemudahan tersebut kini buku mulai ditinggalkan oleh kalangan anak sekolah, mereka lebih memilih untuk mencari dalam mesin pencarian daripada mencari melalui membaca sebuah buku. Padahal, tidak sepenuhnya sumber-sumber yang ada dalam mesin pencarian tersebut benar, kadang kala banyak berita  dan informasi yang dimanipulasi untuk kepentingan golongan atau yang sering disebut dengan berita hoax.

Berita hoax atau palsu bisa sangat merugikan karena informasi yang disajikan dibuat seolah-olah benar kenyataannya, serta sangat bahaya jika kita menyadur informasi bohong tersebut dan menyebarluaskan beritanya. Banyak kasus dimana berita hoax memberikan kesan buruk dimata masyarakat kepada orang yang terlibat dalam berita tersebut. Keadaan tersebut dapat merusak kehidupan orang itu. Dalam hal ini, orang-orang tidak yang tidak bertanggung jawab ini harus segera ditangkap dan diberi hukuman agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

Berita hoax tidak hanya dilakukan dengan unsur kesengajaan, tetapi ada pula orang yang tidak sengaja membuat berita yang salah. Untuk mencegah hal tersebut, harus ada kesadaran masyarakat untuk memastikan dulu apakah berita itu benar atau salah. Jika berita tersebut salah maka masyarakat tidak diperbolehkan untuk menyebarluaskan. Tidak lupa juga untuk mengingatkan orang lain agar tidak menyebarkan berita hoax.

Kembali ke pembahasan sebelumnya, Banyaknya sumber yang bisa diakses secara gratis menjadi alasan utama kenapa informasi di internet menjadi lebih diminati dibanding harus merogoh kantong untuk membeli buku fisik yang mahal. Apalagi karena terbatasnya informasi yang dapat diberikan dari satu buah buku sehingga pelajar harus membeli lebih dari 1 buku untuk mendapatkan informasi yang dicari. Internet menyediakan banyak buku elektronik atau yang lebih dikenal dengan sebutan e-book. Keberadaan e-book ini sangat yang meringankan beban pelajar karena sebagian e-book didapatkan secara gratis dengan cara mendownloadnya kemudian dapat dibaca dalam keadaan offline. E-book juga lebih mudah dibawa kemana saja karena lebih fleksibel dan efisien dibandingkan buku yang lebih besar, berat, dan tebal sehingga menambah beban barang bawaan pelajar.

Ilmu pendidikan saat ini sangatlah bergantung pada teknologi informasi, contohnya dalam hal tugas. Pelajar jaman now lebih mempercayai sumber dari internet dibandingkan dengan buku fisik yang berkaitan. Hanya dengan mengandalkan ctrl+v dan ctrl+c tugas pun terselesaikan, cukup menggiurkan bagi para milenial yang menginginkan kecepatan dan kemudahan, dengan adanya full day school yang  padat dan tuntutan tugas yang cukup banyak ini pun membuat para siswa kadang tidak memiliki pilihan lain untuk menduplikat informasi dan artikel yang tersedia internet tanpa memperhatikan kevalidan dari informasi tersebut. 

Berbeda dengan zaman pada saat internet belum seperti sekarang, yang mengharuskan para pelajar membeli buku lembar kerja siswa (LKS) untuk setiap mata pelajaran. Sehingga para pelajar mendapat ilmu pengetahuan langsung dari buku bukan dari sekedar blog pribadi, serta setiap siswa akan mendapat pengetahuan yang sepaham karena mendapatkan informasi dari sumber yang sama dan bisa terpercaya dengan sang guru.

Media yang paling sering digunakan untuk mengakses internet adalah smartphone dan komputer. Adanya internet ini memiliki kelebihan dan kekurangan, kelebihan internet yaitu memudahkan orang menyebarkan berita dengan mudah ke banyak orang yang ia kenal maupun tidak dikenal. Untuk kekurangan dari internet, contohnya dapat dilihat ketika ada acara kumpul – kumpul tetapi semua orang sedang sibuk menggenggam handphone mereka masing – masing. Zaman sekarang ini, melihat orang membaca buku akan menjadi suatu hal yang langka karena semua orang sedang melakukan kegiatan mereka menggunakan smartphone.

Banyak sumber dari internet yang membuat visitor geram ketika membuka beberapa website yang mereka kunjungi. Hal yang membuat visitor geram yaitu melihat isi artikel yang sama di website yang berbeda. Hingga akhirnya visitor tidak akan mempercayai website tersebut dan tidak akan mengunjunginya kembali. Kejadian tersebut yang akan merugikan pemilik website. Jadi sangatlah penting bagi para penulis artikel di website untuk memberi konten original dan fresh agar pembaca dapat memetik manfaat informasi apa yang ingin disampaikan penulis dengan menyajikan konten yang unik dan bermanfaat pun dapat meningkatkan trafik pengunjung yang tentu memberi pendapatan bagi pemilik website. 

Sebenarnya banyak website yang menyediakan berbagai artikel, jurnal penelitian serta berbagai informasi yang valid dari berbagai bidang ilmu pengetahuan yang bisa membantu para pelajar dalam proses pembelajaran baik disekolah maupun eksternal. Bahkan pemerintah sudah menyediakan perpustakaan nasional yang menyediakan berbagai jurnal ilmiah dan buku elektronik yang harusnya berbayar menjadi gratis, untuk berbagai koleksi yang disediakan pemerintah mengeluarkan anggaran cukup besar, jadi sangat disayangkan jika kita tidak memanfaatkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ini. Perusahaan multinasional raksasa Google pun tidak mau kalah, ia mengeluarkan layanan yang menyediakan berbagai materi pelajaran berupa teks dalam berbagai format publikasi, layanan ini bernama Google Scholar atau Google Cendikia.

Layanan ini membantu para pencari dalam mengidentifikasi penelitian yang paling sesuai dari seluruh penelitian akademis, selain itu Google Cendikia menyediakan berbagai fitur canggih yang sangat membantu pengguna seperti fitur membuat perpustakaan pribadi yang bisa digunakan untuk menyimpan artikel dengan mengklik tanda bintang yang berada di bawah hasil pencarian, fitur alert yang sangat cocok untuk peneliti yang sedang meneliti isu yang sedang berkembang karena bisa mendapatkan notifikasi terhadap artikel apa saja yang baru diterbitkan terdapat juga pengaturan notifikasi terbitan terbaru terhadap kata kunci, terdapat juga fitur yang memudahkan dalam mengutip bagi yang sedang membuat makalah, skripsi, atau tesis jadi sangat cocok jika tidak mau di ribetkan dalam mengutip artikel yang disediakan google scholar, dan masih banyak fitur lainnya yang bisa kalian gunakan saat menggunakan website ini.

Sebelum adanya internet, perpustakaan kota menjadi tujuan utama masyarakat mencari bahan informasi untuk memenuhi pekerjaan mereka. Namun, setelah internet berkembang seperti zaman sekarang masyarakat lebih memilih informasi digital yang dinilai lebih mudah dan cepat. Saat ini perpustakaan dianggap sebagai pelengkap dari berbagai gedung, tetapi banyak orang tidak sadar perpustakaan merupakan gudang informasi yang sangat besar. Sepinya perpustakaan kota mendorong pemerintah untuk memperbaiki fasilitas yang bukan digital. Contohnya seperti memberikan sofa yang empuk, pendingin ruangan, meja untuk membaca dan wifi / hotspot untuk menambah kenyamanan pengunjung. Perpustakaan dulunya identik dengan ruangan yang sangat membosankan, sekarang perpustakaan telah berevolusi menjadi tempat yang asyik dan nyaman untuk belajar maupun menghabiskan waktu lebih lama di dalam perpustakaan. 

Keberadaan toko buku merupakan surga dunia bagi para pecinta buku, entah itu novel, komik, cerpen, buku pelajaran ataupun buku lainnya. Dulunya toko buku hanya menjual buku-buku dan alat tulis, tetapi sekarang sudah melebar menjual barang-barang lain seperti tas, printer, mainan dan lain sebagainya. Adanya cafe yang menyatu dengan toko buku pun juga merupakan perubahan fungsi dari toko buku yang sebenarnya. Perubahan ini terjadi karena menurunnya minat masyarakat untuk membeli buku di toko buku. Buku-buku yang diperjualbelikan pun sekarang sebagian besar sudah berbentuk e-book yang bisa dibeli secara online di berbagai situs marketplace.

Promosi adalah hal yang paling manjur untuk menarik minat masyarakat agar mau datang ke toko buku. Mengadakan bazar di depan toko merupakan salah satu promosi yang paling sering diadakan toko buku. Menjual buku dengan harga miring ditambah lagi dengan diskon yang diatasnya bertuliskan cuci gudang. Masyarakat rela mengantri panjang demi mendapatkan buku tersebut. Tidak hanya di depan toko saja mereka mengadakan bazar, tetapi di tempat lain yang lebih ramai.

Membaca buku memiliki banyak manfaat yang berpengaruh terhadap psikologis, manfaat pertama yaitu membaca buku fisik akan meningkatkan kualitas tidur seseorang. Ketika membaca buku digital, cahaya yang memancar dari smartphone akan membuat seseorang kesulitan tidur dan menyebabkan berbagai penyakit akibat dari radiasi. Manfaat kedua yaitu buku fisik lebih menyehatkan otak dibandingkan buku digital. Faktanya bahwa ketika membaca buku fisik orang tersebut dapat tenggelam dalam buku walaupun ia baru membaca beberapa menit dan tidak hanya itu, orang dapat mengingat secara jelas apa-apa saja yang ada dalam buku secara detail. Saat membaca dari smartphone mata harus menyesuaikan cahaya yang diakomodasikan oleh smartphone, hal inilah yang membuat mata kita menjadi mudah lelah yang akhirnya memutuskan berhenti membaca buku digital walaupun belum selesai membacanya.

West Chester University telah melakukan penelitian terhadap beberapa siswa tentang pemahaman bacaan saat  membaca melalui buku dan e-book, hasilnya siswa yang membaca di iPad atau e-book memiliki tingkat pemahaman bacaan yang lebih rendah dibanding yang membaca buku fisik. Banyak pembaca yang melompati teks ketika membaca e-book, hal ini yang menyebabkan pemahaman mereka menjadi tidak utuh. Disini peran orang tua sangat penting, mengapa begitu? Karena orang tua harus bisa membedakan perubahan-perubahan yang dialami anaknya ketika memiliki kebiasaan membaca buku fisik dengan kebiasaan membaca buku digital.

Kesimpulan yang dapat diambil, bahwa pembembelajaran melalui internet tidak boleh langsung mempercayai semua yang tertulis disana. Sebagai pembaca yang baik harus meneliti apakah isi dari artikel tersebut valid atau tidak. Dari buku fisik, pembaca dapat menemukan informasi yang paling valid dibandingkan sumber dari internet. Karena buku fisik ditulis oleh orang yang sudah berpengalaman dan sudah meneliti tema tersebut. Sedangkan orang-orang tidak berpengalaman pun dapat menulis artikel tanpa mengetahui apakah itu benar atau salah.

About the author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *