Pentingkah Jarak dalam Membaca sebuah buku ?

Jarak membaca sangat penting selain dari faktor cahaya ketika membaca.
Source : freepik

Emang seberapa berdampaknya sih jarak buku dengan mata ? mungkin beberapa dari banyak orang menganggap jarak membaca tidaklah penting yang penting jangan membaca di cahaya yang redup padahal itu sangat berpengaruh bagi kesehatan mata “ ketika membaca usahakan jangan sambil tiduran memang tidak menyebabkan mata menjadi minus, tetapi mata akan bekerja ekstra dan menyebabkan mata menjadi kelelahan karena posisi yang salah dan jarak yang tidak sesuai. Jarak ketika membaca adalah 25-30 cm. dan ketika membaca sambil tiduran maka secara tidak langsung akan menjadi lebih dekat dengan mata.” Kata dr.Gitalisa Andayani, SpM(K) di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat.

Jika tetap memaksakan membaca dengan tidur maka mata akan terasa pedih dan berair dan yang membaca akan merasa matanya lelah. Ada beberapa cara untuk mencegah agar mata tidak lelah sebagai berikut :

  1. Pencaahayaan  

Sudah saya singgung di awal tadi bahwa pencahayaan juga penting. Cahaya ketika membaca yang ideal adalah cahaya yang diarahkan ke tulisan saat sedang membaca. Dengan begitu, tulisan akan terlihat jelas dan mata tidak akan bekerja ekstra untuk membaca tersebut.

2.Ukuran teks

Untuk ukuran font orang dewasa sebaiknya 12, tetapi jika yang membaca anak kecil maka bias di perbesar sekitar 1,5 kali dari yang dibaca oleh orang dewasa. Karena anak kecil yang belum lancer membaca akan mempengaruhinya dan sulit untuk di pahami.

Mungkin untuk awal membaca tidak apa-apa tetapi setelah beberap saat kemudian akan terganggu dan merasa sulit membaca. Tak jarang anak mulai mengeluh tentang sakit kepala,mata merah,mata berair, ataupun perih.

3. Jarak ketika membaca

Jarak yang harus di perhatikan membaca adalah sekitar 25-30 cm. dengan jarak yang seperti ini maka mata akan lebih mudah dalam membaca tulisan yang ada di dalam buku.

4. Kondisi bergerak

Ketika mau ada ulangan sering kalikita membaca di atas kendaraan ketika berjalan menuju ke sekolah, sebaiknya mulai dari sekarang di hindari. Karena posisi kita yang tidak stabil, maka  keadaan menuju satu titik pertemuan (konvergensi) dan otot-otot akan di paksa untuk bekerja keras atau begitu di paksakan.

Membaca buku akan semakin mengasyikkan jika kita membaca dengan posisi yang benar. Dengan posisi yang benar maka aliran darah ke otak akan semakin lancer. Hasilnya, konsentrasi dan focus akan menjadi baik juga.

Lalu bagaimana posisi tubuh yang benar ketika membaca ?

  1. Duduk dengan posisi tegak

Posisi duduk yang salah akan mempengaruhi postur tubuh. Usahakan duduk dengan tegak dan nyaman ketika membaca agar tidak menjadi salah postur.

2. Posisi punggung yang tegak

Perhatikan ketika kamu senderan di kursi atau tembok ketika kamu sedang membaca. jangan bungkuk atau terlalu ke belakang supaya tidak mudah lelah saat membaca buku.

3. Pencahayaan

Cahaya memang sangat penting ketika membaca, jadi usahakan memcari sumber cahaya yang terang agar mata tidak lelah.

4. Jaga jarak pandang mata dengan buku

Seorang dokter spesialis mata, Dr. Julie, SpM mengatakan bahwa jika mata seseorang sehat dam berfungsi secara  maka optimal maka seseorang tersebut dapat melihat apa saja dengan jelas. 

Mata normal akan melihat dengan jelas dan tajam, baik melihat benda jauh atau dekat. Hal ini disebabkan bayangan objek akan jatuh tepat pada retina. Pada mata normal, apabila melihat suatu objek jauh, maka mata akan rileks, tidak akan terjadi akomodasi pada mata. Sebaliknya, bila kita melihat suatu objek yang dekat, maka akan terjadi akomodasi dan mata tidak dalam keadaan rileks. “Akomodasi adalah suatu proses yang menyebabkan adanya kontraksi pada mata” demikian papar Dr.. Julie.

mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan jadi jangan lupa membaca dengan posisi yang benar ya..

salam literasi.

About the author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *