Hari Gini Masih Percaya Mitos (membaca) ?

Mungkin pembaca sudah mengetahui sedikit banyaknya tentang mitos membaca.pada kesempatan kali ini saya akan mengulas apa aja sih mitos – mitos itu yuk pantengin atau kepoin website kita hanya di bulubook.com.nah sebenernya pengertian mitos itu apasih menurut Wikipedia Mitos (bahasa Yunaniμῦθος— mythos) atau mite (bahasa Belandamythe) adalah bagian dari suatu folklor yang berupa kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta (seperti penciptaan dunia dan keberadaan makhluk di dalamnya), serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional.sekarang sudah paham kan pengertian mitos.

Berikut mitos tentag membaca

  •  membaca cukup sekali

mungkin kita baca sekali aja sudah cukuplah ya tetapi ternyata membaca memerlukan pemahaman bukan hanya seberapa banyak buku yang bias kamu baca dalam rentang waktu tertentu. Di dalam sebah bacaan atau buku pasti terdapat beberapa paragraph nah disinilah pemahaman itu di perlukan missal di paragraph pertama ohh ini intinya sepeerti ini ya,paragraph kedua seperti ini dan seterusnya.lha kalo belum paham sama intinya gimana ? ya di baca sampai paham itulah gunanya membaca untuk menambah pengetahuan.kalo masih bingung boleh tanya ke guru,teman, atau orang lain.

Di lain sisi mungkin banyak para pelajar atau mahasiswa belum memahami inti bacaan sebuah bab buku pelajaran. Bagi siswa yang membaca buku pelajara dan mencoba untuk memahaminya, maka sekali saja tidaklah cukup. Namun, orang yang terlanjur beranggapan membaca sekali saja dan dia belum paham akan menyebabkan frustrasi lalu beranggapan bahwa dirinya “bodoh”.

Cara paling mudah dan cepat memahami suatu bacaan ialah dengan mengetes diri sendiri, meninjau ulang, mengorganisasikan, dan berupaya menghubungkan antara konsep dan fakta, menguasai istilah teknis, bentuk kalimat, dan menarik makna dari bacaan. Fokuskan waktu Anda untuk memahami ide, bukan menghabiskan waktu untuk mengeja kata demi kata. Spend your time learning ideas, not painfully processing words visually!

Selamat mencoba.. .

  • Harus membaca setiap kata

Perlukah kita membaca setiap kata ? tentu tidak karena tidak setiap kata memiliki makna ..dengan demikian kita tidak usah buang – buang tenaga dan energy demi sesuatu hal yang sia – sia.

  • Membaca sambil tiduran membuat mata minus

Ini merupakan mitos yang sering banget saya dengar mulai dari saya kecil sampai sekarang.adanya mitos ini membuat orang tua yang tau ketika anaknya membaca sambil tiduran akan memarahinya.tapi apakah sudah ada penelitian semacam ini Pakar kesehatan dr. Gitalisa Andayani, SpM(K) menyebutkan bahwa membaca buku sambir tiduran ternyata tidak akan menyebabkan masalah mata minus. Namun, hal ini bisa membuat mata lelah karena posisi membaca memang tidak nyaman dan tanpa disadari buku yang kita pegang cenderung berjarak lebih dekat dari 25-30 cm, jarak ideal untuk membaca. Hal ini tentu akan membuat mata bekerja dengan lebih keras agar mampu melihat tulisan pada buku dan akhirnya membuat mata kita cenderung terasa tidak nyaman, lelah, pedih, atau bahkan berair.

  • Mitos membaca dalam cahaya yang gelap bias merusak mata

Sebenarnya ini hampir sama ketika membaca sambil tiduran. Bias membuat mata terasa lebih berat dalam kerjanya dan bias mengakibatkan mata kelelahan. Hal ini disebabkan oleh adanya fotoreseptor pada batang retina yang mampu menyesuaikan penglihatan kita agar bisa melihat di tempat dengan cahaya yang redup sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada mata.  

Terus gimana sih mengatasi mitos membaca dan menyaring ide dasar itu :

  1. Pertama, baca judul atau daftar isi atau bagian bacaan dengan teliti.jika sudah tarik benang merahnya bacaan itu membahas tentang apa jika perl di catat maka akan sangat membantu sekali.
  2. Perhatikan bagian atas atau hedaings. Mengapakarena penulis memberikan kode tentang ide pokok apa yang ditulisnya sehingga kita dapat dengan mudah untuk mencari inti terebut.
  3. Tulis di buku untuk informasi – informasi yang ada di dalam bacaan. Di dalam buku terutama buku penelitian,pelajaran penulis menginginkan pembca mengikuti alur ceritanya seoalah olah kita yang melakukan hal tersebut.
  4. Lebih baik membaca dengan posisi duduk yang nyaman dan ketika pencahayaan yang sedang.

Sekian dari saya mungkin ini yang bias saya share kepada teman – teman. Jangan lupa membaca walaupun saat paatah hati.

Salam literasi

About the author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *